• Seminar Panduan Penyiapan Baligh
    Seminar Panduan Penyiapan Baligh
    Kegiatan yang bertema "Antara Pemuda Hijaz dan Remaja Amerika" bertempat di Aula Arifin Panigoro Universitas Al Azhar 25 Desember 2012
  • Seminar ParentingNabawiyah Buku KKHI
    Seminar ParentingNabawiyah Buku KKHI
    Seminar Parenting tema Buku "Kemanakah Ku Labuhkan Hati Ini?" di Masjid ArRahman SMAN 84 tanggal 18 November 2012
  • Seminar
    Seminar "Inspirasi dari Rumah Cahaya"
    Seminar Parenting Nabawiyah bekerjasama dengan Al Khansa Foundation dan TWG. 16/02/13 di TK Al Azhar BSD.
  • Raker Tahunan Keluarga Parenting Nabawiyah
    Raker Tahunan Keluarga Parenting Nabawiyah
    Dari Keagungan Ramadhan Mencetak Keluarga Pembangun Peradaban
  • Sekolah Orangtua Pertemuan ke-5
    Sekolah Orangtua Pertemuan ke-5
    Menanamkan Tauhid Sejak Dini, @Padepokan Pencak Silat TMII, 24/8/13
  • Ayah Ibu Peserta Sekolah Orangtua
    Ayah Ibu Peserta Sekolah Orangtua
    Menyimak materi "Menanamkan Cinta pada Allah dan Rosul", 24/8/13
  • Tasmi' di Sekolah Orangtua Pertemuan ke-5
    Tasmi' di Sekolah Orangtua Pertemuan ke-5
    Ananda Ayesha dan Aqilla melantunkan Q.S An Najm
  • Road Show to Bali
    Road Show to Bali
    Seminar Pendidikan dan Parenting Nabawiyah, Bali Swiss Villas 26-28 April 2013
  • Masjid Baitul Makmur di Bali
    Masjid Baitul Makmur di Bali
    Allahu Akbar!!! Jama'ah sholat subuh seperti jumlah sholat Jum'at
  • Seminar Pendidikan Islam
    Seminar Pendidikan Islam
    Peserta Seminar Pendidikan islam, Bali Swiss Villas 27/04/13
  • Seminar PN di Lumajang
    Seminar PN di Lumajang
    Peserta Seminar Parenting Nabawiyah di Embong Kembar Lumajang, 21/4/13
  • Seminar Parenting Nabawiyah di Lumajang
    Seminar Parenting Nabawiyah di Lumajang
    Embong Kembar, Lumajang 21/4/13
  • Sekolah Orang Tua Parenting Nabawiyah
    Sekolah Orang Tua Parenting Nabawiyah
    Perdana dg Ust.Herfi G. Faizi, Lc
    "Pembelajaran Pemilihan Jodoh yang Baik" 5/5/13
  • Seminar Parenting Nabawiyah Bogor
    Seminar Parenting Nabawiyah Bogor
    Remaja, Antara Hijjaz dan Amerika, Bogor 12/3/13
  • Stadium General Sekolah Orang Tua
    Stadium General Sekolah Orang Tua
    Penjelasan Urgensi Sekolah Ortu Parenting Nabawiyah, 13/4/13
  • Road to Timika
    Road to Timika
    Seminar Parenting Nabawiyah di bumi yang menyimpan cahaya, Nu Waar. 11-12/5/13
  • Ustadz Rofiq Hidayat, Lc
    Ustadz Rofiq Hidayat, Lc
    Sekolah Orangtua Desember 2014
    "Pembelajaran Halal Haram Pada Anak"
  • Ustadz Herfi G. Faizi, Lc
    Ustadz Herfi G. Faizi, Lc
    Sekolah Orangtua
    "Pembiasaan Baik Pada Anak Sesuai Sunnah"
  • Seminar di Chevron Balikpapan
    Seminar di Chevron Balikpapan
    "Cuci Gelas" 14 Desember 2013
  • Seminar Keluarga Muslim di Paser Kal-Tim
    Seminar Keluarga Muslim di Paser Kal-Tim
    Membumikan konsep Nabi di tanah Borneo
    26 Desember 2013
  • Pencerahan Qalbu Jumat Ibadah Kabupaten Gowa
    Pencerahan Qalbu Jumat Ibadah Kabupaten Gowa
    "Pemimpin, Doa, dan Cinta"
    Masjid Agung Syech Yusuf, Kabupaten Gowa 28 Feb 2014
  • Ustadz Iwan Setiawan, Lc - Kuliah Pra Nikah
    Ustadz Iwan Setiawan, Lc - Kuliah Pra Nikah
    Walimatul 'Urs: Wujud Syukur Bersatunya Cinta Menggapai Berkah. 1-2 Maret 2014
  • Peserta Ikhwan Kuliah Pra Nikah 1-2 Maret  2014
    Peserta Ikhwan Kuliah Pra Nikah 1-2 Maret 2014
    "Dari Nabi untuk Rumah Tangga Pilar Peradaban"
    Para Mujahid yang Siap Menjemput Bidadari
admin
Surel
Selasa, 15 Agustus 2017 08:06
Ditulis oleh Administrator

Safar Itu Sepenggal Azab?

Oleh: Syahril Mustafa


Pernah mendengar atau membaca kalimat judul tersebut?

Ketika membaca kalimat di atas apa yang ada dalam benak kita?

Apakah kalimat itu benar? Berlebihankah kalimat itu?

Rasanya tidak dapat dipercaya bagaimana safar bisa disebut sepenggal azab. Bukankah hampir semua orang menyepakati bahwa travelling itu menyenangkan?

Bukankah kita mendapatkan banyak manfaat dengan safar? Bukankah safar dapat menghilangkan kejenuhan, mendapatkan inspirasi, banyak bertemu orang baru, silaturahim,banyak mengenal daerah yang kita kunjungi beserta kulinernya?

Dan yang tidak kalah esensial adalah bukankah safar merupakan perintah dari Allah bagi hamba-Nya untuk melakukan perjalanan di muka bumi? Melihat bagaimana nasib orang-orang yang mendustakan Allah dan Rasul-Nya.

Selengkapnya...

budi
Ahad, 16 Juli 2017 08:04
Ditulis oleh Budi Ashari

Cinta Ummu Hani’

Kisah cinta Ummu Hani’ masih menyisakan fragmen yang layak kita cermati. Karena sarat dengan manfaat dan pelajaran untuk perjalanan cinta kita. Agar kita belajar cinta dari orang-orang mulia.

Ummu Hani’ memang telah berusia. Dengan tongkat di tangan sebagai penguat langkahnya. Setelah beliau memutuskan untuk menolak lamaran Rasulullah, praktis ia wanita Quraisy yang fokus mengurus anak-anaknya. Dan benar sabda Rasul kita, bahwa para wanita harus belajar dari wanita Quraisy; yang sangat lembut dan sayang kepada anak-anak mereka dan sangat menjaga kepemilikan suami mereka. Dan memang tidak ada kelebihan yang mengangkat wanita melebihi dua kelebihan tersebut.

Ummu Hani’ seorang janda yang sendiri mengasuh anak-anaknya. Maka lihatlah Rasulullah yang tetap membantu Ummu Hani’ walau cinta tak bisa dipersatukan.

Selengkapnya...

budi
Selasa, 11 Juli 2017 20:27
Ditulis oleh Budi Ashari

Cinta Tak Mesti Bersama

Yuk belajar lagi tentang cinta. Bukan cinta hina. Tapi cinta mulia. Cinta yang diajarkan orang-orang mulia. Kali ini kita akan belajar dari dua orang yang saling mencintai. Cinta yang bersemayam di hati. Sekian lama, ya sangat lama. Tapi cinta bertahan dan tak kunjung pergi. Taqdir memisahkan mereka. Tapi taqdir pula yang mempertemukan mereka kembali.

Cinta mereka sangat tulus dan suci. Begitu tulusnya hingga tak ada yang mampu memalingkannya. Begitu sucinya hingga tak ada syahwat yang mendesaknya. Mungkin kita akan berderai air mata. Bagaimana ada wanita semulia itu dan sesuci itu. Dan setahan itu. Dan bagaimana laki-laki mulia itu tegar mengajari cinta agar terus mewiridkan nama Rabbnya.

Ini asli sebuah kisah cinta. Cinta yang tak lekang oleh zaman. Perpisahan waktu, tempat, dan jarak bukanlah alasan. Justru waktu yang memisahkan, bak menghitung hari menunggu panen tanaman cinta yang semakin hari semakin ranum.

Namanya Fakhitah. Putri Abu Thalib, paman Nabi. Saudari Ali dan Ja’far. Atau lebih dikenal dengan Ummu Hani’.

Fakhitah ini pernah dilamar oleh seorang laki-laki mulia yang sangat mencintai Fakhitah. Tetapi Abu Thalib lebih memilih laki-laki lain yang bernama Hubairoh.

Laki-laki mulia yang ditolak lamarannya itu pun datang menemui Abu Thalib dan mengungkapkan perih isi hatinya, “Wahai paman, engkau nikahkan ia dengan Hubairoh dan kau tolak aku?”

Selengkapnya...

nunu
Sabtu, 08 Juli 2017 06:14
Ditulis oleh Nunu Karlina

Mengapa Berat Hati Berkarya Dari  Rumah?

Langit tak lagi semerah saga. Malam perlahan datang. Layar di gawai pintar menunjukkan detik semakin mendekati Isya. Commuter line jurusan Jatinegara-Bogor penuh sesak, tak terkecuali gerbong satu dan delapan khusus untuk perempuan. Apalagi jika roker (rombongan kereta) di Stasiun Tanah Abang dan Sudirman (dua stasiun yang masuk daftar 5 besar penumpang teramai) telah bergabung. Diperkirakan dalam satu gerbong itu mampu diisi sekitar 250 orang. Sehingga kedua kaki hampir tak menapak di lantai gerbong, karena sangat padatnya. Berhasil masuk gerbong saja itu merupakan sebuah keberuntungan.

Hal ini kerapkali berlangsung di rush hour, sekitar pukul 06:00-08:00 pagi dan 16:00-19:30 petang. Pernah merasakan sensasinya? Jika tidak kuat mental, jangan coba-coba!

Selengkapnya...

herfi
Sabtu, 06 Mei 2017 06:34
Ditulis oleh Herfi G. Faizi

Mengapa Bayang-bayangnya Bengkok?

Hujjatul Islam, Imam al-Ghazali pernah mengatakan, “Dan kapankah bayang-bayang ranting bisa lurus jika rantingnya bengkok?”

Kalimat yang sederhana, tapi maknanya dalam. Mari kita resapi bersama. Bayang-bayang akan mengikuti bendanya. Keshalihan orang tua adalah bagian besar dalam proses pendidikan buah hatinya. Tidak semua orang tua yang menyadari ini. Mereka beranggapan dengan memasukkan anak pada sekolah yang baik, bahkan mengundang guru ngaji ke rumah sudah cukup untuk menjadikan anaknya shalih.

Ada yang lebih prinsip dari sekolah yang baik. Ada yang lebih mendasar dari sekadar menghadirkan guru ngaji ke rumah.

Mari kita buka lembaran wahyu. Betapa kita mungkin terkejut, karena ternyata faktor utama sulitnya buah hati menjadi shalih karena kuatnya pengaruh ketidakshalihan ayahnya.

Selengkapnya...

  • Buku IRC

Artikel populer

Kalimat Hikmah

Sejauh Mana Perhatianmu Terhadap Adab?

Imam Syafi’i pernah ditanya seseorang, “Sejauh manakah perhatianmu terhadap adab?” Beliau menjawab “Setiap kali telingaku menyimak suatu pengajaran budi pekerti meski hanya satu huruf maka seluruh organ tubuhku akan ikut merasakan (mendengarnya) seolah-olah setiap organ itu memiliki alat pendengaran (telinga). Demikianlan perumpamaan hasrat dan kecintaanku terhadap pengajaran budi pekerti.” Beliau ditanya lagi, “Lalu bagaimanakah usaha-usaha dalam mencari adab itu?” Beliau menjawab, “Aku akan senantiasa mencarinya laksana seorang ibu yang mencari anak satu-satunya yang hilang.” K.H. Hasyim Asy’ari dalam Adabul ‘Alim wal Muta’allim

07 Nov 2015 admin - avatar admin