budi
Budi Ashari

Biodata

Budi Ashari, Lc, lelaki kelahiran Tulungagung, 17 April 1975 ini adalah suami dari Alfi Zulhidayati. Alhamdulillah, kini pernikahannya telah dianugerahi 4 orang anak: Dihya, Usamah, ‘Aisyah, dan Hamna.

Salah satu lulusan terbaik dengan predikat cumlaude dari Fakultas Hadits dan Studi Islam di Universitas Islam Madinah, Saudi Arabia ini telah lebih dari 6 tahun mengkaji dan berdiskusi untuk mengeksplorasi konsep dan sistem Islam. Beliau yakin bahwa sejarah itu berulang. Jika muslim berhasil menggali ilmu dan pelajaran dari sejarah Islam, maka Insya Allah kita bisa menerapkan dan mendapatkan hasil yang sama dengan generasi  terbaik di zaman Rasulullah.

Direktur Lembaga Kajian dan Studi Ilmu Peradaban Islam Cahaya Siroh dan Pembina Parenting Nabawiyah ini memiliki obsesi besar untuk menghadirkan kurikulum pendidikan yang dapat mengembalikan kejayaan Islam.

Setelah diskusi demi diskusi, 2012 adalah tahun pertama aplikasi dengan konsentrasi: Pendidikan dan Parenting. Alhamdulillah telah dibangun Kuttab Al Fatih Pilar Peradaban, sebuah institusi pendidikan untuk anak-anak usia 5-12 tahun yang terinspirasi dari sejarah peradaban Islam yang gemilang. Antusiasme besar masyarakat muslim menyambut oase di gurun sahara peradaban ini membuat antrean panjang orangtua yang hendak mendaftarkan anaknya. Belum genap setahun, subhanallah sudah ada 4 cabang Kuttab yang dibuka di beberapa wilayah: Purwakarta (cabang pertama), Ceger Jakarta Timur, Jati Asih Bekasi, dan Semarang.

Sosok pembelajar yang gemar menulis ini menjadi salah satu inspirator, pendiri, dan penulis rutin website cahayasiroh.com, dan parentingnabawiyah.com.

Majalah “Ghoib”, Sinetron “Astaghfirullah” (SCTV) dan reality show “Kehebatan Ruqyah” (Lativi) adalah beberapa produk yang hadir dengan sentuhan ide-ide kreatifnya. Sejak November 2011 hingga saat ini, sosoknya kerap muncul di televisi mengisi acara Khalifah Trans7 tentang  sejarah Islam. Kini, bersama Tim Al Fatih TV, beliau baru saja mengeluarkan karya terbaru: Keseharian Nabi, tayangan syahdu kontemplatif yang mengupas kehidupan Nabi dalam 24 jam utuh.

Dengan motto hidup: Jangan pernah beristirahat sebelum sebelah kaki kita menginjak di surga, kita akan merasakan semangatnya dalam menggali kedahsyatan sejarah kehidupan generasi Rasulullah SAW, sehingga melahirkan kembali konsep aplikatif kebangkitan Islam. Berupaya mengembalikan kekuatan muslim dalam membangun peradaban Islam di pentas dunia. Bermodal keyakinan, berharap kebesaran. Biidznillah..

Beberapa buku yang telah beliau terbitkan:

1. Ketika Hidup Selalu Terasa Sial, 2006

2. Inspirasi dari Rumah Cahaya (Serial Parenting Nabawiyah), 2011

3. Modul Kuttab Satu (Seri Kuttab Al Fatih Pilar Peradaban), 2012

4. Kemanakah Kulabuhkan Hati Ini (Serial Parenting Nabawiyah), 2012

5. Remaja, Antara Hijaz&Amerika (Serial Parenting Nabawiyah), 2012

 

Berikut, karya yang (Insya Allah) akan menyusul diterbitkan:

1. Potret Keluarga dalam Quran

2. Fiqih Siroh Pendidikan Islam

  • Buku IRC

Artikel populer

Kalimat Hikmah

Sejauh Mana Perhatianmu Terhadap Adab?

Imam Syafi’i pernah ditanya seseorang, “Sejauh manakah perhatianmu terhadap adab?” Beliau menjawab “Setiap kali telingaku menyimak suatu pengajaran budi pekerti meski hanya satu huruf maka seluruh organ tubuhku akan ikut merasakan (mendengarnya) seolah-olah setiap organ itu memiliki alat pendengaran (telinga). Demikianlan perumpamaan hasrat dan kecintaanku terhadap pengajaran budi pekerti.” Beliau ditanya lagi, “Lalu bagaimanakah usaha-usaha dalam mencari adab itu?” Beliau menjawab, “Aku akan senantiasa mencarinya laksana seorang ibu yang mencari anak satu-satunya yang hilang.” K.H. Hasyim Asy’ari dalam Adabul ‘Alim wal Muta’allim

07 Nov 2015 admin - avatar admin