nunu
Selasa, 04 Oktober 2016 08:57
Ditulis oleh Nunu Karlina

KULIAH PRANIKAH PARENTING NABAWIYYAH 2016

"DARI NABI UNTUK RUMAH TANGGA PILAR PERADABAN"

6 Sesi Bersama Tim Parenting Nabawiyyah:

-  Ustadz Herfi G. Faizi, Lc

-  Ustadz Iwan Setiawan, Lc

-  Ustadz Achmad Arief

- Ustadzah Poppy Yuditya, S.T, MBA


Tema Pembahasan:
1. "Visi Generasi Keluarga Muslim"
2. "Ta`aruf Berkah: Proses Peneguh Langkah Pernikahan Bervisi Surga"
3. Walimatul ‘Urs: Wujud Syukur dan Bersatunya Cinta Menggapai Berkah"
4. "Harmonisasi Bahtera di Awal Samudera Cinta"

Fasilitas:
Materi, Buku "Kemanakah Kulabuhkan Hati Ini", Free Sharing Sessions, Lunch, Coffee Break.

Hari/Tanggal : Sabtu-Ahad/5-6 November 2016 (2 hari tanpa menginap)
Waktu : Jam 07:30-15:30 WIB
Tempat : Aula Kampus Kimia Analis Caraka, Lantai 3.

(Seberang SMPN 8 Depok, samping Masjid Al Huda Komplek Timah, Tugu, Depok)

Biaya Pendaftaran:
Umum : Rp.250.000
Mahasiswa Diploma-S1: Rp.200.000
(Potongan biaya 10% bagi Sahabat PN dengan menyertakan nomor ID yang tertera di Member Card saat konfirmasi)

Langkah Pendaftaran:
1. Transfer ke 7085179278. Bank Syariah Mandiri, a.n Achmad Arief R. Kode Bank 451.

(Tambahkan tanggal transfer pada angka terakhir nominal transfer, contoh: Rp.250.009).

2. Kirim konfirmasi dan bukti transfer via WhatsApp ke 087880355991. Dengan format:
Daftar KPN-Nama Lengkap-No.WhatsApp

3. Isi Formulir Pendaftaran di link berikut ini: https://goo.gl/forms/fGUBkMSYAqCqWiMC2


*PALING LAMBAT 25 OKTOBER 2016. Jika sebelum itu kuota terpenuhi, maka pendaftaran ditutup.

Terbatas! Hanya untuk 40 Ikhwan dan 60 Akhawat yang belum menikah!

  • Buku IRC

Artikel populer

Kalimat Hikmah

Sejauh Mana Perhatianmu Terhadap Adab?

Imam Syafi’i pernah ditanya seseorang, “Sejauh manakah perhatianmu terhadap adab?” Beliau menjawab “Setiap kali telingaku menyimak suatu pengajaran budi pekerti meski hanya satu huruf maka seluruh organ tubuhku akan ikut merasakan (mendengarnya) seolah-olah setiap organ itu memiliki alat pendengaran (telinga). Demikianlan perumpamaan hasrat dan kecintaanku terhadap pengajaran budi pekerti.” Beliau ditanya lagi, “Lalu bagaimanakah usaha-usaha dalam mencari adab itu?” Beliau menjawab, “Aku akan senantiasa mencarinya laksana seorang ibu yang mencari anak satu-satunya yang hilang.” K.H. Hasyim Asy’ari dalam Adabul ‘Alim wal Muta’allim

07 Nov 2015 admin - avatar admin