nunu
Rabu, 18 September 2013 20:56
Ditulis oleh Nunu Karlina

Resensi Buku Remaja, Antara Hijaz dan Amerika


Judul            : Remaja, Antara Hijaz dan Amerika (Panduan Penyiapan Masa Baligh)

Penulis          : Budi Ashari, Lc

Cetakan        : ke-2

Halaman       : 116

 

Inilah buku ke-3 dari seri Parenting Nabawiyah. Buku yang berfokus pada persiapan masa baligh. Mengapa usia baligh? Karena pada masa ini merupakan sebuah bagian mata rantai penting kehidupan manusia. Masa kuat di antara dua masa lemah. Fase khusus yang akan dipertanggungjawabkan di akhirat nanti.

Buku ini menguak tentang cara pandang yang salah terhadap remaja. Pandangan masyarakat yang dipengaruhi konsep pendidikan dan psikologi barat dan diperburuk dengan data-data penelitian sebagai dasar berpikir dan bersikap. Penulis mengajak kita untuk tidak panik menghadapi data-data yang disuguhkan tersebut. Data yang membuat para orangtua menjadi sangat cemas dan takut dengan kondisi anak-anaknya. Sehingga memunculkan stigma-stigma negatif bahwa remaja itu pasti nakal, salah, susah diatur, melakukan kerusakan, dsb.

Selengkapnya...

nunu
Kamis, 10 Januari 2013 14:09
Ditulis oleh Nunu Karlina

Inspirasi dari Rumah Cahaya

Judul        : Inspirasi Rumah Cahaya
Penulis     : Budi Ashari, Lc
Penerbit    : CS Publishing

Subhanallah… menginspirasi! Itulah kalimat yang terlontar setelah membaca buku ini. Betapa tidak? Jika di buku-buku pernikahan yang sering ditemui kerap kali mengutip Q.S Ar Rum:21, tapi di buku ini pembaca diajak berkonsentrasi penuh dengan kajian mendalam 2 ayat yang jadi visi keluarga muslim sesungguhnya. Bermula dari mencari pasangan yang sesuai tuntunan Qur’an dan Sunnah hingga melahirkan generasi yang menyejukkan pandangan mata, menjadi pemimpin bagi masyarakat bertaqwa, terjaga dari api neraka, dan bersama hingga ke surga. Inilah hikmah dari Q.S Al Furqon:74 dan Q.At Tahrim: 6 yang dijabarkan buku ini.

Eits… tunggu dulu! Ini bukan buku tentang pernikahan. Sama sekali bukan! Ini tentang Parenting Nabawiyah. Parenting? Kan sudah banyak banget buku yang membahas cara mendidik anak? Kalau itu yang ada di benak pembaca, maka harus segera membenahi persepsi. Sekali lagi, ini tentang Parenting Nabawiyah. Tentang konsep keluarga dengan basis nubuwah. Dari mulai landasan, aplikasi, hingga hasil dan evaluasi. Dari mulai pernikahan yang merupakan gerbang awal terciptanya keluarga, menghadirkan cahaya dalam rumahtangga, hingga melahirkan pemimpin dunia yang bertaqwa.

Selengkapnya...

nunu
Ahad, 29 Juli 2012 09:57
Ditulis oleh Nunu Karlina

Judul : Kemanakah Kulabhuhkan Hati Ini

Penulis : Budi Ashari, Lc, Herfi Ghulam Faizi, Lc, Elvin Sasmita, S.Kom

Ini benar-benar kunci keutuhan dan kebahagiaan rumah tangga. Jika suami istri memegang kuat-kuat konsep Annisa’: 34, maka itulah jaminan berlayarnya bahtera tanpa masalah berarti. Walau ombak bisa menggulung setinggi gunung. Tetapi jika sebaliknya, yang terjadi adalah ketidaknyamanan terus menghantui sejak di pelabuhan pertama. Hingga sampan mulai dikayuh. Apalagi ketika langit mulai gelap.”

Untaian kalimat di atas merupakan pembuka dalam buku bertajuk “Kemanakah Kulabuhkan Hati Ini?”. Setelah mendapat sambutan hangat dari berbagai kalangan, tim Parenting Nabawiyah kembali menerbitkan buku bertema keluarga berbasis nubuwwah. Inilah buku seri ke-2, setelah “Inspirasi Rumah Cahaya”. Kali ini Budi Ashari, Lc tidak menulis sendiri, namun dibantu pula oleh Elvin Sasmita, S.Kom, dan Herfi Ghulam Faizi, Lc.

Sekilas judul buku ini diperuntukkan hanya untuk para bujangan atau jomblo. Tapi tidak!  Buku ini memaparkan konsep bagi siapapun yang ingin memiliki keluarga sesuai Al Qur’an dan sunnah. Baik bagi yang belum siap mengarungi bahtera rumah tangga, yang sedang memilih dan memilah pasangan jiwa, maupun yang ingin segera mengakhiri masa lajangnya. Bahkan, buku ini sangat tepat untuk keluarga yang sudah berpuluh-puluh tahun hidup bersama. Serta bagi yang ingin mencari menantu untuk anak-anak tercintanya.

Selengkapnya...

elvin
Selasa, 12 Juni 2012 22:54
Ditulis oleh Elvin Sasmita

Ayah, Jualanku Sukses Hari ini !

Bunda Ayah...

Hari ini Kholid yang berusia 8 tahun pulang dari sekolah dengan wajah ceria. "Assalaamu'alaikum warahmatullahi wabarakaatuh, Yah...Jualan ku sukses dong hari ini!", terlihat kegembiraan dan kebanggaan di wajahnya.

"Oh..ya ? Memangnya kamu jualan apa nak ?".

"Aku kemarin beli pensil mekanik 3 buah, satunya aku beli 1500 rupiah. Tadi aku jual dengan harga 2000 satu pensil".

Subhanallah...Kholid dan saudara-saudaranya memang punya jadwal khusus mendengarkan cerita siroh nabawiyah (sejarah kehidupan Nabi Muhammad) dari sang ayah. Dia baru saja mendengar cerita bagaimana Rasulullah yang telah yatim piatu itu di asuh sang paman Abu Thalib. Rasulullah Muhammad Shalallahu 'Alaihiwasallam tidak ingin menjadi beban dalam keluarga Abu Thalib sekalipun ia berada dalam tanggungan penuh pamannya. Rasulullah pun mendapatkan tambahan penghasilan melalui upayanya menggembala domba.

Selengkapnya...

  • Buku IRC

Artikel populer

Kalimat Hikmah

Sejauh Mana Perhatianmu Terhadap Adab?

Imam Syafi’i pernah ditanya seseorang, “Sejauh manakah perhatianmu terhadap adab?” Beliau menjawab “Setiap kali telingaku menyimak suatu pengajaran budi pekerti meski hanya satu huruf maka seluruh organ tubuhku akan ikut merasakan (mendengarnya) seolah-olah setiap organ itu memiliki alat pendengaran (telinga). Demikianlan perumpamaan hasrat dan kecintaanku terhadap pengajaran budi pekerti.” Beliau ditanya lagi, “Lalu bagaimanakah usaha-usaha dalam mencari adab itu?” Beliau menjawab, “Aku akan senantiasa mencarinya laksana seorang ibu yang mencari anak satu-satunya yang hilang.” K.H. Hasyim Asy’ari dalam Adabul ‘Alim wal Muta’allim

07 Nov 2015 admin - avatar admin